Lin Jarvis Jelaskan Penalti dan Kemelut Mesin Yamaha di MotoGP

Lin Jarvis Jelaskan Penalti dan Kemelut Mesin Yamaha di MotoGP

Managing Director Yamaha Motor Racing Lin Jarvis membeberkan kabar buruk di ajang MotoGP Spanyol.

Rencana tim Yamaha di awal musim MotoGP gagal karena pengurangan poin 50 pabrikan karena kedapatan menggunakan komponen mesin ilegal tahun ini.

Pabrik Jepang ditangkap menggunakan mesin dengan katup yang tidak sama dengan mesin sampel yang dikirimkan untuk homologasi pramusim. Yamaha melakukan perubahan tanpa persetujuan dari Asosiasi Produsen MSMA.

Federasi Sepeda Motor Internasional, atau FIM, pada hari Kamis mengatakan Yamaha telah melanggar peraturan homologasi dengan mesin yang digunakan dalam seri pembukaan Grand Prix MotoGP Spanyol. Hukuman untuk pengurangan poin belum dirilis.

Sesuai peraturan, FIM telah mengurangi 50 poin Yamaha di klasifikasi konstruktor, sebanding dengan poin yang diperoleh berkat dua kemenangan Fabio Quartararo atas Jerez.

“Kami di Yamaha Jepang tahun ini berencana menggunakan dua pabrikan klep berbeda dengan spesifikasi yang sama,” kata Jarvis seperti dilansir situs resmi MotoGP hari ini, Minggu 8 November 2020.

Dia menjelaskan, salah satu pemasok katup tidak dapat melanjutkan produksi katup. Jadi Yamaha memutuskan untuk membuat dua katup identik dari dua pemasok berbeda.

"Kebetulan, katup mesin champion adalah yang kami rencanakan untuk digunakan pada akhir tahun."

Tim pabrikan Yamaha juga menurunkan peringkat tim sebanyak 20 poin setelah Maverick Vinales finis kedua dari MotoGP Spanyol. Sedangkan tim Petronas Yamaha telah terpangkas 37 poin.

Hilangnya poin tersebut membuat Yamaha turun ke posisi ketiga klasemen pabrikan dengan koleksi 158 poin di belakang Ducati (171) dan Suzuki (163).

Dalam klasemen tim, tim Yamaha turun ke posisi kelima klasemen tim di belakang KTM dengan 156 poin. Petronas Yamaha tetap berada di posisi kedua meski kini tertinggal 44 poin dari Suzuki.

Namun, Fabio Quartarao, Franco Morbidelli, dan Maverick Vinales tak kehilangan satu poin pun di klasemen pembalap. Pembalap Yamaha itu sekarang tertinggal 25 poin dari pemimpin klasemen tim Suzuki, Joan Mir, dengan tiga balapan tersisa.

Masalah mesin masih menghantui Yamaha musim ini setelah kerusakan mesin yang dituding oleh pebalap Valentino Rossi dan Morbidelli pada dua balapan pertama di Jerez. Terakhir, Yamaha mengurangi torsi mesin untuk keempat pebalap tersebut.

Vinales of Grand Prix Eropa akhir pekan ini menggunakan mesin keenamnya, melebihi batas lima mesin untuk musim ini dan akan keluar dari trek melalui adu penalti.