Gak Hanya Rokok! 7 Hal Mengejutkan yang Bisa Picu Serangan Jantung

Gak Hanya Rokok! 7 Hal Mengejutkan yang Bisa Picu Serangan Jantung

Ada alasan kuat mengapa serangan jantung disebut sebagaisilent killer. Tanpa memberi gejala khusus sebelumnya, penyakit ini bisa langsung berakibat fatal dan menyebabkan kematian. 

Penyakit jantung pun tidak lagi identik dengan pasien-pasien berusia tua loh. Kian kemari, penderita jantung usia muda pun kian meningkat gara-gara pola hidup yang tidak sehat. 

Pada umumnya, serangan jantung dapat terjadi karena adanya penyumbatan pembuluh darah ke arah organ tersebut. Faktor yang paling sering memicunya adalah tingginya kolesterol, tekanan darah, dan riwayat penyakit lain seperti jantung koroner.

Namun ternyata serangan jantung juga bisa dipicu oleh faktor lain yang mungkin belum pernah terpikirkan olehmu. Apa sajakah itu?

1. Terpapar suhu dingin yang ekstrem dalam jangka waktu lama

Gak Hanya Rokok! 7 Hal Mengejutkan yang Bisa Picu Serangan JantungPixabay
Ya, suhu dingin ekstrem bisa meningkatkan risiko serangan jantung. Statistik dari Cleveland Clinic menunjukkan bahwa setidaknya 11 ribu orang terkena serangan jantung di cuaca dingin setiap tahunnya. 

Kenapa hal ini bisa terjadi? Udara yang dingin ternyata dapat menyebabkan arteri mengerut, akhirnya tekanan darah pun meningkat. Seperti yang kita tahu, hal itu bisa memicu terjadinya serangan jantung. 

2. Terpapar polusi tingkat tinggi dan waktu yang lama

Selain udara dingin ekstrem, hidup di kota besar dengan tingkat polusi yang tinggi juga berdampak buruk bagi jantungmu. Studi dari American Heart Association (AHA) pada tahun 2010 menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara kedua hal itu.

Paparan polusi jangka pendek dapat meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, gagal jantung dan aritmia, khususnya pada orang lanjut usia.

Jangka pendek saja sudah semengerikan itu dampaknya, apalagi jangka panjang. Kematian mengintai bagi mereka yang terpapar polusi tinggi loh.

3. Menjalani aktivitas yang berat

Gak Hanya Rokok! 7 Hal Mengejutkan yang Bisa Picu Serangan JantungPixabay
Mungkin kamu berpikir ini pemicu yang paling absurb. Bisa dipahami karena selama ini olah raga masuk dalam faktor yang membuat jantung kuat dan sehat. 

Eits, jangan salah. Kamu harus berhati-hati dalam memilih olah raga, terutama ketika kamu tidak terbiasa melakukannya. Misalnya, kamu tidak pernah berolahraga sebelumnya, tapi suatu hari kamu langsung melakukan angkat beban dalam jangka waktu yang lama.

Ya, aktivitas berat yang tidak wajar juga bisa meningkatkan risiko serangan jantung. Hal ini dapat membuat jantung “kaget,” pembuluh darah mengerut, dan akhirnya serangan jantung pun tak dapat dihindari.

Maka dari itu, jika kamu ingin mulai berolahraga, lakukanlah secara bertahap. Pelan, tapi pasti. Dengan begitu, tubuh bisa beradaptasi dengan baik.

4. Emosi yang berlebihan

Emosi yang berlebihan, baik maupun buruk ternyata juga berdampak pada impuls yang memompa jantung loh. Jadi, ketika kita terlalu senang, sedih, dan marah, risiko serangan jantung pun meningkat.

Bagaimana bisa? Studi dari Cleveland Clinic menunjukkan bahwa ketika emosi kita meluap-luap, detak jantung dan tekanan darah pun meningkat secara tiba-tiba. Inilah yang menyebabkan serangan jantung. Maka tidak heran jika sebagian orang mengalami hal tersebut ketika orang terdekatnya meninggal.

5. Terlalu banyak makan

Faktor risiko yang satu ini bisa membuktikan bahwa lomba makan itu sangat berbahaya bagi keselamatan kita. Bagaimana tidak, studi dari AHA tahun 2000 menyebutkan bahwa dalam kurun waktu 26 jam setelah makan besar, risiko serangan jantung akan meningkat.

Ini dapat terjadi karena pencernaan makanan mengeluarkan banyak hormon ke dalam pembuluh darah. Semakin tinggi aktivitas tersebut, semakin banyak zat yang akan menyebabkan penyumbatan. Akhirnya, darah yang penuh oksigen sulit untuk masuk ke jantung.

6. Memiliki riwayat asma

Jika kamu memiliki riwayat asma, kamu harus ekstra hati-hati. Risiko terkena serangan jantung pada penderita penyakit tersebut dapat meningkat sebesar 70 persen, menurut data dari WebMD.  

“Ketidaknyamanan di dada sering dikira sebagai gejala asma. Karena keduanya mirip tapi memiliki penanganan yang berbeda, pasien harus menangani rasa sakit pada dada dengan serius,” kata profesor pediatrik Mayo Clinic, Young J. Juhn.

7. Kekurangan tidur

Gak Hanya Rokok! 7 Hal Mengejutkan yang Bisa Picu Serangan Jantungmedicalnewstoday.com
National Sleep Foundation menerangkan bahwa orang yang kekurangan tidur memiliki risiko yang tinggi terhadap serangan jantung. Apa penyebabnya? Ternyata saat kita tidak tidur dengan cukup, tubuh akan mengeluarkan banyak hormon stres ke dalam darah. Ini adalah indikasi dari inflamasi atau peradangan yang memegang peran penting dalam risiko serangan jantung.