Ekonomi Kaltim Masih Hadapi Tantangan Pemulihan

Ekonomi Kaltim Masih Hadapi Tantangan Pemulihan

Kondisi perekonomian Kalimantan Timur (Kaltim) pada triwulan III tahun 2020 sebesar -4.61% dibandingkan triwulan III tahun 2019.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Anggoro Dwitjahyono mengatakan pertumbuhan ekonomi Bumi Etam bertolak belakang dengan hasil kuartal III 2019 yang tumbuh 6,31% secara tahunan atau tahunan. selama setahun (y / y).

“Perekonomian Provinsi Kaltim pada triwulan III tahun 2020 yang diukur dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dengan harga berlaku mencapai Rp144,24 triliun dan pada harga konstan 2010 mencapai Rp 116,98 triliun,” ujarnya, Rabu. konferensi virtual (5 / 8/2020).

Anggoro menjelaskan, dari sisi produksi, dari sisi produksi, pertumbuhan tahunan tertinggi dicapai oleh usaha jasa kesehatan dan kegiatan sosial yang tumbuh sebesar 16,02 persen. Sedangkan belanja, pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen pengeluaran konsumsi pemerintah sebesar 0,64 persen.

Dilihat dari triwulan II atau triwulan demi triwulan (qtq), laju pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur tumbuh sebesar 2,39%. Dari sisi produksi, pertumbuhan terbesar dicapai oleh kegiatan pengangkutan dan pergudangan yang tumbuh sebesar 13,75%. Sedangkan pertumbuhan tertinggi terjadi pada konsumsi masyarakat sebesar 21,84%.

“Perekonomian kumulatif Kaltim dari triwulan I-2020 hingga triwulan III-2020 dibandingkan triwulan I-2019 sampai triwulan III-2019 mengalami penurunan sebesar minus 2,94%,” kata Anggoro